Type Mana Gereja Kita?

Relasi gereja dan politisi yang terjadi belakangan ini mendorong saya untuk mengamati model atau type pimpinan (gereja).

Nah, dalam hubungannya dengan politisi, saya mencatat paling sedikit ada 4 type atau model pimpinan (gereja) di Indonesia.

1.Gereja yang pimpinannya ‘memperilah’ politisi. Pimpinan gereja jadi ‘pelacur’ untuk amankan politisi saat Pilkada.
2.Gereja dengan pimpinan bermental pengemis. Kerjanya minta duit dari politisi.
3.Gereja apatis. Pemimpin gereja ini enggan berhubungan dengan politisi serta kebijakannya.
4.Gereja pelayan. Pimpinannya berintegritas tinggi dan siap bekerjasama dengan politisi untuk menciptakan keadilan dan perdamaian, tetapi juga siap membela umat dan masyarakat yang mengalami ketidakadilan karena kebijakan politisi.

Posisi pertama dan kedua adalah mentalitas pelacur dan pengemis, sedang ‘happening’ belakangan ini. Dan model ini akan makin ramai saat Pilkada dan Pemilu. Gereja pun akan terpecah-belah lagi. Jadi, kita diingatkan bahwa penyebab gereja terpecah-belah bukan lagi dogma atau doktrin.

Gereja masa kini terpecah dan menjadi lemah karena uang dan kekuasaan. Efeknya adalah terpecahnya warga gereja. Banyak gereja dan sinode yang sampai sekarang masih mengalami keruwetan ini

Posisi ketiga atau posisi apatis diambil pimpinan gereja biasanya karena teologinya yang lebih personal, karena di wilayah perkotaan atau karena berada di daerah yang secara sosial-politik ‘high risk.’

Posisi keempat atau bermental pelayan tentu saja masih ada dan dilakukan beberapa gereja tertentu.

Saya sendiri tidak punya otoritas menghakimi pimpinan gereja mana pun. Kita sendirilah yang dapat menilai posisi pimpinan gereja-gereja kita.

Nah, kira-kira pimpinan dan institusi gereja anda ada di type atau di model yang mana?

Salam,
Albertus Patty

Bagikan

ARTIKEL TERKAIT

Bablas! Negara Urusi Selangkangan Rakyat!

Ada paradoks kehidupan yang sering tidak kita perhitungkan. Paradoks itu adalah ini. Orang ingin menegakkan yang baik, tetapi dengan cara…

Ancaman Terbesar Kita

Ancaman kaum pendukung khilafah memang menakutkan. Tetapi tulisan ini mengungkapkan bahwa ada ancaman terbesar yang harusnya lebih kita waspadai. Apa…

Mengenang Pdt. Dr. SAE Nababan

Pada 8 Mei 2021, Allah memanggil pulang seorang hambaNya yaitu Pdt. Dr. SAE. Nababan. Kepergiannya adalah kehilangan yang luar biasa…

Selamatkan Bumi, Selamatkan Manusia!

Franciscus dari Asisi menggambarkan bumi dengan sangat menarik. “Bumi itu,” katanya, “seperti sebuah kitab suci.” Franciscus percaya bahwa Allah berbicara…